Macam-macam Ruam Pada Bayi yang Harus Diwaspadai


Ruam pada bayi adalah sebuah kondisi dimana terjadinya gangguan pada kulit bayi. Banyak faktor yang bisa menyebabkan hal ini seperti bakteri maupun virus. Sebenarnya hal ini sangat wajar karena memang kulit bayi masih sangat sensitif. Namun Anda tetap harus memperhatikan kondisi bayi karena ada sebagian ruam yang memang membutuhkan penanganan yang lebih serius. 

Secara umum ruam kulit biasanya disebabkan oleh 3 faktor yaitu infeksi yang disebabkan oleh bakteri atau virus. Kemudian reaksi alergi yang mungkin disebabkan dari makanan maupun obat-obatan yang diberikan kepada bayi. Selain itu gaya hidup atau adanya perubahan hormon juga bisa mengakibatkan terjadinya ruam bayi. 

Kenali Ruam Pada Bayi 

Agar Anda bisa memberikan penanganan yang tepat maka diperlukan pengetahuan yang jelas mengenai ruam pada bayi. Hal ini karena ada beberapa jenis ruam yang sering muncul pada bayi, beda gejala tentu membutuhkan penanganan yang berbeda. Agar Anda tidak bingung maka simaklah beberapa jenis ruam dan ciri-cirinya di bawah ini. 

1. Jerawat

Jangan berfikir bahwa yang bisa berjerawat hanya orang dewasa saja, nyatanya bayi juga bisa mengalami hal ini. Biasanya pada bayi jerawat akan tumbuh di bagian pipi, hidung dan juga dahi, namun ada juga yang di dada serta leher. 

Jerawat ini biasanya akan muncul pada bayi yang berusia kurang dari 1 bulan dan bisa bertahan selama 1 bulan. Gangguan kulit ini bukan termasuk ruam yang berbahaya sehingga Anda bisa bernafas lega. 

2. Flu Singapura 

Ruam jenis ini biasanya berada di tangan, mulut, dan juga kaki bayi, disebabkan oleh virus, dan juga bisa menular melalui kotoran. Karena gangguan penyakit ini cukup menyakitkan untuk bayi jadi sebaiknya untuk lebih ekstra dalam memperhatikan kebersihan. Pastikan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah mengganti popok bayi. 

3. Lyme 

Ini adalah ruam yang disebabkan oleh adanya infeksi bakteri, biasanya menular melalui gigitan kutu. Gejala yang muncul jika terkena ini adalah adanya mata benteng atau lingkaran taget, reaksi setelah gigitan kutu memang cukup lama hingga bisa menimbulkan gejala ini yaitu sekitar 1-2 minggu. 

Gejala lainnya adalah anak mengalami demam, flu, dan juga leher menjadi kaku. Jika mengalami gangguan tersebut maka segera ke dokter untuk bisa mendapatkan penanganan yang tepat. 

4. Rubella 

Penyakit ini diakibatkan oleh adanya virus, biasanya memiliki gejala yang hampir sama dengan flu yaitu seperti pilek. Namun bedanya adalah gejala rubella terdapat ruam merah dan menonjol di sekitar wajah baru kemudian ke tubuh. Penyakit ini sangat berbahaya jadi pastikan untuk melakukan vaksin rubella. 

5. Eksim 

Ruam pada bayi berikutnya adalah eksim yang diakibatkan oleh adanya alergi, gejala umumnya adalah kulit menjadi kering dan juga gatal. Alergi tersebut mungkin muncul akibat kulit sensitifnya tidak cocok dalam menggunakan produk bayi. 

Meski begitu kondisi ini juga bisa disebabkan sabun cuci yang digunakan, jadi gunakanlah Rinso khusus bayi agar hal ini bisa di cegah. Kandungannya yang aman sangat cocok untuk kulit bayi yang masih sensitif, selain itu bisa membuat pakaian bayi menjadi lebih lembut. 

Demikian tadi beberapa ruam pada bayi yang cukup sering terjadi. Jika bayi mengalami ruam dalam jangka waktu yang panjang maka Anda disarankan untuk segera mengunjungi dokter. Penanganan yang tepat tentu akan sangat penting agar tidak terjadi hal-hal yang lebih buruk terhadap anak.

Posting Komentar

0 Komentar